Rabu, 11 Juni 2014

CARA SEMBUHKAN LUKA BERNANAH

Luka merupakan hilangnya kontinuitas jaringan yang disebabkan oleh banyak faktor. Luka memiliki beberapa jenis salah satunya berdasarkan derajat kontaminasi. Jenis-jenis luka tersebut yaitu luka bersih, luka bersih terkontaminasi, luka terkontaminasi dan luka kotor. Berdasarkan jenis luka tersebut luka terkontaminasi dan luka kotor mempunyai derajat terjadinya infeksi luka yang tinggi (Taylor & Goodinson, 1997). Infeksi luka tersebut dapat mengakibatkan keluarnya nanah yang menghambat proses penyembuhan luka. Cara sembuhkan luka bernanah itu membutuhkan waktu dan proses yang cukup lama. Cara sembuhkan luka bernanah ini juga dilihat dari kedalaman dan luas luka, semakin dalam dan luas luka yang dialami maka cara sembuhkan luka nanah akan waktu yang lama pula. Cara sembuhkan luka bernanah ini membutuhkan perawatan luka secara bertahap dan dilakukan penutupan pada luka tersebut (Perdanakusuma, 2007).

Pada dasarnya fisiologis cara sembuhkan luka bernanah tak jauh beda dengan perawatan luka yang lain. Cara sembuhkan luka bernanah juga mengalami fase inflamasi, fase proliferasi dan fase remondeling. Hal yang perlu diperhatikan dalam cara sembuhkan luka bernanah yaitu manajemen/protap dalam perawatan luka. Manajemen yang dilakukan harus sesuai dengan standart operasional, dari pengelolaan kestrerilan alat, pemilihan bahan balutan yang dipakai, penggunaan larutan serta teknik balutan. Maka dari itu mari kita bersama-sama untuk selalu melakukan perawatan luka sesuai dengan standart operasianal agar luka yang diderita pasien lebih cepat dalam proses penyembuhannya dan tidak terjadi infeksi serta luas luka yang semakin parah (Istikomah, 2010). Di Rumat cara sembuhkan luka bernanah yaitu dengan menggunakan teknik balutan modern dressing. Rumat merupakan rumah perawatan luka yang menitikberatkan perawatan luka diabetes, namun tidak menutup kemungkinan di Rumat juga menangani luka bakar, luka post operasi, dll. Metode perawatan yang digunakan itu metode balutan lembab (moist wound dressing) dan menggunakan bahan topical terapi yang tepat untuk masing-masing luka.

Istikomah, Nurul. 2010. Perbedaan Perawatan Luka Dengan Menggunakan Provodine Iodine 10% dan NaCl 0,9% Terhadap Proses Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Operasi Prostatektomi di Ruang Anggrek RSUD Tugurejo Semarang.

Eprints Undip. 8-9. 2010 Perdanakusuma, David S. Anatomi Fisiologi dan Penyembuhan Luka. From Caring to Curing, Pause Before You Use Gauze. 4-7. 2007. Taylor, S and Goodinson-McLaren, S.M Nutritional Support : A team approach. London : Wolfe Publishing. 1997.




authorized by : Nurmaryani Wahyuni

Luka Sulit Mengering, Apa Sebabnya?

Luka adalah rusak atau hilangnya jaringan tubuh yang terjadi karena adanya suatu faktor yang mengganggu sistem perlindungan tubuh. Proses penyembuhan luka dipengaruhi oleh respon fisiologis tubuh yang terdiri dari inflamasi, prolifersi, dan remodeling. Adapun proses inflamasi menggambarkan adanya suatu proses yang memerlukan peranan platelet dan fibrin yang ada di dalam darah. Ketika darah di dalam tubuh dalam kondisi yang lebih kental akibat kandungan gula darah yang tinggi, maka aliran darah di dalam tubuh juga akan melambat. Padahal sebuah luka memerlukan proses pembekuan darah yang cepat dimana dalam proses tersebut diperlukan beberapa komponen darah (platelet dan fibrin). Oleh karena itu, luka akansukar membeku, luka sulit mengering, dan akan sukar sembuh. Selain itu, luka sulit mengering juga bisa dipengaruhi oleh pola konsumsi makanan dimana seseorang kekurangan asupan protein yang berfungsi untuk memperbaiki sel-sel yang telah rusak. Penatalaksanaan dari luka tersebut juga berperan dalam proses penyembuhan. Luka sulit mengering bisa disebabkan oleh seringnya terpapar langsung dengan air yang akan mengkondisikan luka tersebut menjadi basah sehingga memperlama proses mengeringnya luka.
Di Rumat, pasien yang datang diberikan edukasi tentang pola diit DM dimana pasien diberi tahu makanan yang dianjurkan tinggi protein dan makanan yang perlu dibatasi yang mengandung tinggi karbohidrat. Hal itu dilakukan untuk membantu proses penyembuhan luka. Semula luka sulit mengering, setelah pasien mampu menerapkan diit DM akan mudah memasuki proses healing. Pasien juga dianjurkan oleh tim Rumat untuk kontrol dan ganti balut di klinik. Luka sulit mengering kemudian dikelola di Rumat dengan mengkondisikan moist terlebih dahulu melalui modern dressing sehingga membantu prosespenyembuhan luka. Luka sulit mengering jangan dijadikan beban hidup, tetap semangat Rumat siap merawat!
References
  1. Delmas. 2006. Best Practice in the Assesment and Management of Diabetic Foot Ulcers. Rehabilitation Nursing, 31, 6. November- December
  2. Waspidji. 2009. Kaki Diabetes. In A. W. Sudoyo, B. Setiyohadi, I. Alwi, M. S. K& S. Setiati. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jakarta: Interna Publishing.




     authorized by : Safina Afriani <safinaafriani@ymail.com>

Prinsip Post- Operative Care

Luka operasi merupakan luka yang terjadi akibat dari adanya proses atau tindakan operasi, misalnya operasi saesar, operasi usus buntu dan sebagainya. Luka operasi memerlukan sebuah perawatan post operatif yang tepat agar proses penyembuhan luka operasi berjalan dengan baik. Perawatanpost operatif yang tepat menjadi hal yang penting seperti halnya persiapan preoperatif. Lantas, apa sajakah hal- hal yang perlu diperhatikan pada post- operative care agar luka operasi cepat sembuh? Ada empat hal yang perlu diperhatikan agar luka operasi cepat sembuh. Prinsip yang pertama adalah prevent hematoma, mencegah adanya hematoma dengan mengaspirasi hematoma, atau pun meminimalkan ruang jaringan yang mati selama luka ditutup. Prinsip yang kedua agar luka operasicepat sembuh adalah control soft tissue tension, seperti mempertimbangkan pemberian Steri- strips misalnya pada luka post graft dimana jaringan graft yang tidak diganggu selama satu minggu kemudian seluruh jahitannya dibuka dapat diberikan Steri- strips. Prinsip yang ketiga adalah wound dressing, penggunaan salep antibiotik jika terdapat tanda- tanda infeksi (bau yang tidak sedap, purulent dalam jumlah yang banyak, serta disertai demam), penggunaan kasa yang tidak merekat maupun kasa spons. Prinsip yang terakhir adalah prevent suture tracks, melepaskan jahitan sedini mungkin tanpa mengorbankan integritas luka. Setelah jahitan dilepas, Sterip- strips dapat digunakan untuk mengurangi tekanan luka.
Hasil observasi yang dilakukan selama berada di Rumat, saya belum menemukan dan meihat langsung post operative care agar luka operasi cepatsembuh. Namun, hasil wawancara terhadap staff Rumat sudah menerapkan prinsip ketiga dan keempat post operative care. Tim rumat sudah mengontrol tegangan jaringan lunak serta menggunakan wound dressing yang sudah modern seperti penggunaan nonadhesive gauze (Polyuratane foam). Tim Rumat sudah mencoba mengangkat jahitan sedini mungkin untuk mengurangi resikoinfeksi sehingga luka operasi cepat sembuh. Tim Rumat berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan perawatan luka supaya lukaoperasi cepat sembuh.

References
  1. Watson D. Principles of Soft Tissue Surgery, DR. Hugh Greenway’s. 18th Annual conference. Superficial anatomy and Cutaneous Surgery. July 17- 21, 2001 Lajolla, California. H. 8-9.
  2. Callahan EF, Otley CC, Roenigk RK. Mohs surgery. Dalam: Bolognia JL, Jorizzo JL, Rapini RP. Vol.2. Edinburgh, Mosby. 2003. h. 2338.




    authorized by : Safina Afriani <safinaafriani@ymail.com>

CARA MENGOBATI LUKA INFEKSI DI KAKI

Kaki merupakan organ yang rawan terjadi luka pada penderita diabetes karena kaki adalah organ yang pertama kontak langsung dengan lingkungan dan pada penderita diabetes dengan gangguan neuropati (kematian saraf) biasanya tidak merasakan adanya trauma pada kaki. Komplikasi yang dapat terjadi karena luka tersebut adalah terjadinya infeksi luka yang ditakutkan berujung pada amputasi. Infeksi merupakan terjadinya invasi oleh bakteri, virus, maupun parasit. Ketika sudah menunjukkan tanda-tanda infeksi, penderita biasanya mencari informasi tentang cara mengobati luka infeksi di kaki. Infeksi luka dapat disebabkan oleh tidak tepatnya metode perawatan luka yang dilakukan, sehingga cara mengobati luka infeksi di kaki adalah dengan melakukan perawatan luka dengan tepat. Ketepatan cara mengobati luka infeksi di kaki dapat menurunkan risiko amputasi pada pasien diabetes.
Perawat dalam praktik mandirinya dapat memberikan solusi cara mengobati luka infeksi di kaki. Seperti halnya Rumah Perawatan Luka (Rumat) sebagai bentuk praktik mandiri keperawatan menawarkan perlayanan keperawatan berupa perawatan luka seperti luka diabetes sebagai cara mengobati luka infeksi di kaki. Rumat mempunyai visi untuk menghindari amputasi pada pasien dengan luka di kaki. Perawatan luka yang dilakukan di Rumat menggunakan metode perawatan luka modern dengan topical terapi yang sudah terbukti mampu memperbaiki kondisi luka dan mempercepat kesembuhan luka. Pasien dapat mengunjungi Rumat yang sudah tersedia beberapa unit untuk mendapatkan cara mengobati luka infeksi di kaki yang tepat.



.
authorized by : Eva Dwi Mayrani <ed.mayrani@gmail.com>

Selasa, 10 Juni 2014

KLINIK PERAWATAN LUKA

Pernahkah Anda berkunjung ke klinik perawatan luka?

Apa yang Anda fikirkan mengenai Klinik Perawatan Luka?

Kebanyakan orang pasti berfikir klinik perawatan luka adalah suatu tempat yang dapat memberikan pelayanan untuk merawat luka agar luka tersebut segera sembuh dengan cepat. Banyaknya Klinik Perawatan Luka yang ada, membuat seseorang harus jeli untuk memilih dan mempercayakan perawatan luka. Pemilihan Klinik Perawatan luka harus perlu diperhatikan diantaranya bentuk pelayanan, teknik perawatan luka, tenaga yang menangani, dan apakah klinik perawatan luka tersebut telah tersertifikasi secara nasional atau tidak

Salah satu bentuk Klinik Perawatan Luka yang memenuhi kriteria di atas adalah Rumat. Mungkin ada beberapa orang yang belum mengetahui mengenai Rumat. Rumat adalah Klinik perawatan luka yang dapat melayani segala bentuk luka. Klinik Perawatan Luka Rumat memberikan pelayanan keperawatan professional yang dengan motto 3C yaitu care, credible, competent. Perawatan luka yang digunakan di Rumat sudah sesuai dengan standar internasional yaitu menggunakan teknik modern wound dressing (teknik balutan modern) yang tidak harus melakukan ganti balut setiap hari. Tidak perlu khawatir juga mengenai sertifikasi atau perizinan klinik perawatan Luka Rumat ini, karena sudah tersertifikasi secara nasional, dan tenaga yang menangani perawatan luka pun merupakan tenaga ahli yang tersertifikasi yaitu perawat spesialis luka.

 

 

 

authorized by : Marathul Hidayati <marathulhidayati@gmail.com>

 

MENGOBATI LUKA BERNANAH

Mengobati Luka bernanah adalah hal yang paling dihindari dan tidak disukai oleh orang yang mempunyai luka. Hal tersebut dikarenakan luka mengeluarkan cairan yang berwarna kuning kecoklatan hingga kehijauan (nanah) dan berbau, sehingga seringkali membuat jijik dan kurang percaya diri. Luka bernanah sendiri diakibatkan karena adanya infeksi pada luka yaitu dengan masuknya kuman, bakteri atau virus kedalam luka. Mengobati Luka Bernanah membutuhkan perawatan luka yang tepat, tapi harus diimbangi dengan meningkatkan nutrisi yang bergizi. Hal tersebut yang membuat mengobati luka bernanah membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan luka tidak bernanah. Mengobati Luka Bernanah membutuhkan beberapa tahapan yaitu dengan mengeluarkan cairan tersebut, memberikan antibiotic/anti microbial ke dalam luka serta memberikan balutan pada luka yang tepat sehingga mencegah infeksi semakin luas. Mengobati luka bernanah dapat dilayani oleh RUMAT.

Rumah Perawatan Luka (RUMAT) memberikan layanan keperawatan professional dengan konsep wound modern dressing, sehingga dengan metode yang telah teruji secara internasional, mengobati luka bernanah dapat dilakukan sesuai dengan tahapan penyembuhan luka. Jadi, jangan pernah khawatir dengan luka bernanah, kunjungi saja RUMAT !!!!




authorized by : Marathul Hidayati <marathulhidayati@gmail.com>

Rabu, 04 Juni 2014

KLINIK MERAWAT LUKA DIABETES

Klinik merawat luka diabetes. Luka diabetes merupakan luka yang hanya di temui pada   penderita diabetes. Awalnya luka yang terbentuk tergolong ringan atau belum merusak jaringan, namun seiring berjalannya waktu luka tersebut akan berubah menjadi gangren atau luka yang sulit sembuh.Biasanya, masalah kaki diabetik berakhir dengan pengamputasian. Hal inilah yang membuat banyak penderita diabetes ketakutan. Di era modern ini telah banyak bermunculan produk herbal maupun pengobatan trasidional ataupun modern untuk menyembuhkan luka diabetes. Akan tetapi produk maupun pengobatan tersebut belum sepenuhnya teruji secara nasional. Klinik perawatan luka diabetes. Klinik yang sudah teruji secara nasional adalah Rumat   (Rumah Perawatan Luka).
Rumat (Rumah Perawatan Luka) merupakan salah satu klinik yang merawat luka diabetes. Perawatan luka diabetes langsung ditangani oleh perawat professional yang sudah terlatih dan   tersertifikat sebagai Perawat Spesialis Luka. Anda tak perlu khawatir. Rumat mempunyai slogan   “stop amputasi”. Jadi sedapat mungkin menghindari amputasi. Rumat menggunakan modern   wound dressing yang sudah teruji secara internasional. Klinik merawat luka diabetes. Rumat   memadukan teknologi terkini dalam perawatan luka diabetes dan tenaga professional yang siap membantu anda untuk menyembuhkan luka diabetes. Jadi kenapa harus ragu untuk datang ke Rumat, karena Rumat berkomitmen untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik ditangan para professional handal.





authorized by Moniken Jantika R <moniken.jantika@gmail.com>